Showing posts with label Komputer. Show all posts
Showing posts with label Komputer. Show all posts

Thursday, June 28, 2012

Trik Maksimal Kompres File Jadi Kecil

Terkadang sebuah file baik itu data musik / word / atau data yang lain sangat besar jika tidak di lakukan kompres selain memakan kapasitas hardsisk tentunya.Dengan pengaturan yang pas, 7-Zip bisa mengompres file dengan sangat baik. Apa saja yang harus diatur? Mari ikuti biar mengerti.
7-zip termasuk keluarga file archiver dengan tujuan membuat ukuran file lebih kecil dari aslinya agar lebih mudah didistribusikan. 7-Zip, secara gratis, bisa diperoleh dari situs web www.7-zip.org. Ketika sebuah arsip ingin dibuat dengan 7-Zip (mengklik kanan satu atau beberapa file, memilih [7-Zip] > [Add to Archive]), pengguna akan dihadapkan pada beberapa pilihan. Apa yang ia pilih berdampak pada hasil kompresi. Kalau salah pilih, kompresi tak akan maksimal.
Karena itu, ada beberapa hal yang perlu diketahui agar dapat membuat arsip file dengan kompresi paling optimal. Artinya, ukuran file arsip yang dihasilkan dibuat sekecil mungkin atau istilah teknisnya adalah rasio kompresi yang tinggi.
7-zip yang digunakan pada artikel ini adalah 7-Zip 4.47 Beta. Versi stabil yang dipakai secara umum adalah versi 4.42. Bedanya tipis. Pada 7-Zip 4.47 Beta ada pilihan baru yakni [Solid Block Size] dan [Number of CPU threads]. Pilihan [Solid Block Size] menggantikan pilihan [Create Solid Archive] yang ada di versi 4.42. Sedangkan [Number of CPU threads] menggantikan [Multi-threading].
Dengan mengaktfikan [Create Solid Archive] pada versi 2.42, kompresi yang dihasilkan lebih baik. Sedangkan di 4.47, cukup jangan memilih pilihan [Non-Solid] pada [Solid Block Size].
Untuk pilihan Number of CPU threads, menurut manual 7-zip, jika anda memilih 2 thread, kecepatan kompresi file akan meningkat, pilihan ini hanya untuk metode LZMA.
Proses pembuatan kompresi file dengan 7-Zip dimulai dengan memilih file, kemudian mengklik kanan file itu, memilih [7-Zip], dan mengklik [Add to archive]. Kemudian, muncullah kotak dialog milik 7-Zip.
Format Arsip
Pilihan pertama adalah Archive Format yang digunakan untuk menentukan format arsip yang dihasilkan. Pilihannya terdiri dari: 7z (format andalan 7-Zip), BZIP2, GZIP, Tar, dan ZIP. Format yang umum dipakai pada sistem operasi Windows adalah 7z dan ZIP. Karena ZIP sangat umum dan fleksibel (dikenali oleh hampir seluruh pembuat arsip), format ZIP-lah yang dipilih.
Tingkat Kompresi
Selanjutnya, tingkat kompresi ditentukan pada bagian Compression Level. Pilihan yang ada terdiri dari [Store], [Fast], sampai [Ultra]. Pilihan [Store] akan membuat arsip tidak dikompres, hanya dibungkus ke dalam 1 paket saja. Ukuran file hasil kompresi terkecil diperoleh dengan memilih [Ultra]. Namun, dengan memilih [Ultra], waktu yang diperlukan untuk memampatkan file menjadi lama. Jadi, kalau tidak terlampau terburu-buru, pilih saja [Ultra].
Pilihan selanjutnya adalah metode kompresi (Compression Method). Untuk format zip, pilihan metode kompresi terdiri dari [Deflate], [Deflate64], dan [Bzip2]. Dari ketiga pilihan yang ada, [Deflate64] memberikan hasil kompresi yang terbaik.
Deflate adalah metode yang standar digunakan pada format ZIP. Sedangkan metode Deflate64 adalah Deflate dengan ukuran dictionary 64KB. Kelemahan Deflate64 adalah kurangnya fleksibilitas. File yang dikompres dengan metode Deflate64 hanya bisa dibuka oleh program yang mendukung dekompresi Deflate64. Sebagai informasi, selain 7-Zip, Winrar juga mendukung Deflate64.
Kalau file hasil kompresi hendak didistribusikan secara luas, hindari format yang tidak standar. Umumnya format yang digunakan untuk distribusi di internet adalah format zip dengan metode Deflate.
Word Size
Menurut manual 7-Zip, word size digunakan untuk mencari rangkaian bytes yang identik untuk kompresi. Semakin besar word size, semakin baik rasio kompresinya. Untuk ZIP (Deflate64), pengaruhnya tak teralu besar.
Pilihan yang boleh dicoba adalah 192. Kenapa 192? Berdasarkan pengalaman, pilihan lebih besar dari 192 memberikan hasil ukuran kompresi bertambah beberapa byte.
Cara Tepat Kompres File Gado-Gado
Bagaimana cara yang tepat untuk mengompres sekumpulan file yang terdiri file biner dan file teks? Berikut ini adalah beberapa cara yang dapat digunakan.
1. Cari kelompok file yang jumlahnya terbanyak. Biner atau teks yang paling banyak? Jika file biner lebih banyak daripada file teks, maka kompres dengan metode LZMA. Jika sebaliknya, maka gunakan metode PPMD. Contoh: jika dalam satu folder ada 12 file – 2 file biner dan 10 file teks. Seandainya 12 file tersebut mempunyai ukuran rata-rata hampir sama, metode yang tepat adalah menggunakan PPMD. Tapi, jika ada perbedaan besar antara satu kelompok file dengan kelompok file lainnya, maka anda harus gunakan cara nomor 2.
2. Inilah cara nomor 2. Lihat ukuran file-nya. Cari kelompok yang ukurannya terbesar – biner atau teks? Misalnya dalam satu folder ada 12 file – 2 file biner dan 10 file teks. Jika ukuran 2 file biner tersebut lebih besar daripada ukuran 10 file teks, maka metode yang harus digunakan adalah LZMA.
3. Kalau pengetahuan soal mana file biner mana file teks terbatas, coba saja kedua metode – LZMA dan PPMD. Kemudian gunakan metode yang memberikan hasil kompresinya terkecil. Tapi, dengan cara ini, bersiap-siaplah untuk kerja 2 kali.

Saturday, April 28, 2012

Menyembunyikan File Dalam File Gambar JPG

Jika ingin menyembunyikan file (hidden file) pada hard disk drive, anda mungkin telah membaca banyak artikel bagaimana cara menyembunyikan sebuah file. Metode yang digunakan diantaranta adalah dengan cara merubah attribute suatu file agar file tersebut tidak terlihat secara kasat mata. Selain merubah attribute file, ada banyak cara yang bisa digunakan untuk menyembunyikan file mengenkripsi data, membuat password file dan beragam cara lainnya.
Diantara banyak cara tersebut, ada cara yang mungkin tidak pernah anda bayangkan sebelumnya yaitu menyembunyikan file di dalam sebuah gambar berformat JPG. Tips ini merupakan tips sederhana karena hanya memerlukan sebuah aplikasi untuk mengkompress file seperti WinZip, WinRar atau 7Zip dan sebuah DOS Command dari sistem operasi Windows.
Anda dapat menyembunyikan berbagai macam file, mulai dari file text, music, video, gambar atau file lain. Nilai lebihnya, anda tidak perlu lagi terganggu dengan enkripsi, code program dan hal teknis yang lain.
Sebagai contoh, sekarang kita coba praktekkan bagaimana menyembunyikan file dalam sebuah gambar JPG dengan menggunakan aplikasi 7Zip dan DOS Command.
  • Buat sebuah folder pada drive D dengan nama test (Nama folder test hanya sebagai contoh, anda dapat menggantinya dengan nama yang anda inginkan).
  • Copy semua file yang ingin kita sembunyikan dan copy sebuah file gambar berformat JPG pada folder yang baru saja kita buat.
  • Perhatikan ukuran asli file-gambar.jpg.
  • Drag semua file kecuali file gambar, klik kanan file tersebut dan buat archive dari file-file tersebut. Pada contoh, kami menggunakan aplikasi 7Zip dan mengkompressnya dalam bentuk ZIP dengan nama test.zip. Jika diinginkan, anda bisa mengkompress dalam bentuk lain seperti RAR yang merupakan default dari WinRAR.
  • Sekarang, ini bagian yang paling menyenangkan! Buka DOS Command dengan cara klik tombol Start, Run, kemudian ketik CMD dan tekan tombol enter.
  • Ketik D: kemudian tekan tombol enter.
  • Masuk ke direktori yang telah kita buat dengan cara ketik cd test, kemudian tekan tombol enter.
  • Ketik copy /b file-gambar.jpg + test.zip file-gambar.jpg dan kemudian tekan enter.
  • Lihat kembali folder test dan lihat kapasitas file-gambar.jpg yang sebelumnya hanya berkisar 6.05 KB sekarang menjadi 6.15 MB. Hal tersebut menunjukkan kalauu file-text.txt dan file-mp3.mp3 sudah ada di dalam file-gambar.jpg.
  • Sekarang, coba anda buka file-gambar.jpg dengan menggunakan aplikasi 7Zip.
  • Anda dapat melihat didalam file tersebut terdapat dua file yang merupakan bagian lain dari gambar. Untuk kembali melihat isi file, anda bisa mengkstrak ke folder lain dan membuka isinya.
Jika menggunakannya untuk menyembunyikan file dengan kapasitas yang besar seperti video atau music, kemungkinan orang lain akan curiga karena ada kejanggalan dengan kapasitas yang terlalu besar untuk sebuah file JPG. Metode ini akan sangat efektif jika ingin menyembunyikan file text yang biasanya mempunyai kapasitas yang lebih kecil dari file lain.

Mengkompresi File Menjadi Sangat Kecil

Kali ini saya akan memberi tahu bagaimana cara mengompress file menjadi sangat kecil.
Sobat hanya membutuhkan KGB archiver.
KGB Archiver merupakan Freeware yang dapat digunakan untuk mengkompress file menjadi sangat kecil.

Namun, dibutuhkan Spec komputer yang cukup tinggi, karena mulai dari proses Compress hingga proses Extract, membutuhkan waktu yang cukup panjang.
Jadi jangan kaget, apabila dalam proses tersebut bisa memakan waktu hingga berjam-jam..
bagi yang ingin mendownloadnya bisa download disini 

Spec yang penting untuk menjalankan KGB Archiver adalah harus memiliki .net framework 2.0.. bisa di download jika googling.

Berikut saya Jelaskan singkat cara menggunakan KGB Archiver..
1. Setelah terinstall.. Klik logo KGB Archiver
2. Akan tampil File Explorer
3. Cari Melalui File Explorer KGB Archiver tersebut, file yang ingin di kompress
(File bisa berupa Data atau Folder)
4. Klik kanan File yang ingin di compress, kemudian pilih compress

Yang paling penting dalam menu ini adalah General acuhkan saja menu yang lain.
Bisa dilihat, untuk mengcompress file menjadi sangat kecil.
pilihlah, KGB Compression PAQ7 Level Maximum
Jika sudah pilih Next, dan lanjutkan.
Settingan tersebut, adalah settingan terbaik dalam mengcompress file.

Yang perlu diingat adalah, dalam proses, komputer akan berjalan sangat lamban.
dan membutuhkan waktu hingga berjam jam.